Beberapa drawing yang saya kirimkan berupa ilustrasi dari cerita rakyat Bali dan dari kesehariannya, setiap image mempunyai kisahnya masing-masing, yang saya tuangkan dalam bentuk gambar garis. Drawing dalam bentuk ini memang berkesan murahan dan sangat sederhana bila kita membandingkan-nya dengan jenis ilustrasi lain yang kita jumpai saat ini.
Ilustrasi dalam bentuk drawing adalah bentuk visualisasi yang digunakan dalam media – umumnya cetak – untuk membantu orang dalam memperkuat isi tulisan atau cerita. Ilustrasi biasanya dibuat oleh ilustrator setelah membaca dan kemudian menginterpretasikan isi tulisan menurut gambaran (vision) yang didapat oleh si ilustrator untuk kemudian digambarkan (visualisasi) menurut visi yang didapat sesuai dengan kemampuan ilustrator. Saat ini, ilustrasi sudah berkembang dengan sangat beragam, selain ilustrasi verbal atau lugas seperti ini ada juga ilustrasi yang dibuat abstrak, ini dibuat ketika ilustrator mendapat kesan yang lebih kuat pada saat dia membaca tulisan yang dibacanya. Teknik pembuatan ilustrasi pun saat ini berkembang dengan menggunakan program-program komputer. Jika jaman dulu orang menggunakan kuas , tinta, kertas dan kanvas dalam membuat ilustrasi, saat ini ilustrator bisa mengerjakannya dengan bantuan scanner, foto digital dan aplikasi photoshop, 3D Max, coreldraw, dll. Dengan bantuan peralatan ini diharapkan illustrator dapat mencapai visualisasi yang diinginkannya.
Ilustrasi digunakan juga untuk iklan, reklame dan propaganda. Dengan perkembangan senirupa dan desain visual tersebut, sekarang ilustrasi banyak digunakan bukan untuk keperluan visualisasi cerita atau penulisan-penulisan ilmiah, namun juga digunakan untuk tujuan-tujuan komersial yang lebih menguntungkan seperti untuk iklan dan reklame, bahkan visualisasinya pun sudah tidak hanya dengan 2 dimensional, melainkan sudah berdimensi multimedia, sehingga kalangan penikmat ilustrasi saat ini semakin luas dan global.
Ilustrasi klasik saat ini berada disisi yang sangat unik, “dia” masih dikenal dan digunakan namun ‘pamor’nya nyaris dikalahkan oleh gemerlapnya visual multimedia dan komputerisasi. Karena kerumitan dan penggambaran visi yang memerlukan waktu lebih panjang dibanding ‘menggambar’ dengan bantuan komputer, atau peralatan canggih yang saat ini semakin umum. Dan bila terjadi kesalahan penggambaran memerlukan waktu lebih panjang lagi untuk mengulangnya dari awal.Kemudian, inilah ilustrasi klasik yang saya bawa ke beranda Rumah Indonesia, untuk mencoba menampilkan kisah/ cerita rakyat yang pernah dibuat di Bali dalam bentuk 2 dimensi. Ilustrasi2 ini dibuat pada tahun 2000, saat ini saya masih membuat ilustrasi, beberapa ilustrasi saya sempat juga menjadi ilustrasi cerpen di Kompas Minggu.
Saya masih ingin membuat ilustrasi lebih banyak lagi, saat ini saya sedang membuat ilustrasi berdasarkan kehidupan masyarakat di Bali. Masyarakat Bali dikenal dengan keunikan budayanya, namun didalamnya masih banyak hal2 yang lebih unik lagi yang lahir dari keluguan masyarakat Bali





