Selamat Tinggal, Bidadari

Selamat Tinggal, Bidadari

Minggu, 15 Mei 2011

Selamat Berkarya, Teman...

Saya betul betul kaget menerima respon seorang teman yg sekarang sudah besar sebagai seniman. Hanya dari komen sanggahannya di sebuah jejaring sosial saya mendapat kesan dia sedang tertekan oleh pertanyaan saya - tentang judul karyanya.
Sebenarnya saya hanya ingin tahu lebih jauh tentang judulnya, yang menurut saya sangat disayangkan karena memiliki judul yg sangat biasa, sederhana dari sebuah karya yang besar dan biasanya cenderung gigantis, mungkin justru disitu kekuatannya. Saya akan mengerti bila dia memberitahu saya tentang kesederhanaan itu, bukannya menghardik dan menunjukkan ego seorang seniman yang sedang menyembunyikan sebuah karya besar dari seorang pengagumnya yang ingin tahu terlalu dalam.
Saya memang tidak membiayai karya-karyanya, saya memang tidak berkompeten untuk menggugat sebuah judul, apabila saya ditanya balik tentang konsep pertanyaan atau hal-hal yg lebih filosofis, pasti saya tidak bisa menjawab apa-apa... kecuali celingukan cari contekan.
Selamat berkarya, teman, semoga kesuksesan selalu mengiringi perjalananmu dan karya-karyamu...

1 komentar:

  1. Semoga sang seniman yang dimaksud menyadari kesalahpahamannya. Karya patungnya memang jenius.

    Blog yang keren, nih...setujuuuu... semoga makin semarak dan menginspirasi banyak orang.

    BalasHapus