Selamat Tinggal, Bidadari

Selamat Tinggal, Bidadari

Rabu, 26 Desember 2012

Rindu Habitat



Kami menamakan kelompok kami dengan 'habitat' - istilah ini biasanya dibapakai untuk sekelompok hewan liar atau tetumbuhan khas. Kami merupakan kumpulan orang2 yang mempunyai beragam tingkatan hidup dan tingkatan pengalaman yang berbeda-beda dalam satu tujuan yang kadang-kadang terlalu absurd dan naif. Habitat ini nampak eksklusif dan begitu berbeda dengan habitat-habitat lain yang eksis.Bertahun-tahun kami merangkai beragam ide dan pandangan-pandangan tentang masyarakat dan budaya di nusantara dengan keyakinan bahwa disana masih banyak saudara-saudara yang sepemikiran dalam memperkaya Nusantara dengan semangat dan dasar ideologi yang kokoh.
Mengenal saudara se-habitat yang beragam namun berusaha untuk saling mengerti dan saling mendorong saudara-saudara kita untuk memajukan diri dengan kelebihannya dan memperkuat bathinnya dengan kekurangannya adalah kegiatan positif - bagi saya - yang dilakukan setiap saat dengan rekan sesama habitat.

Umumnya habitat dikenal dengan komunitas, mungkin juga ada bedanya, tapi kurang-lebih begitu. Keluar dari habitat - yang ditemukan dalam runtutan beragam kegiatan semenjak kanak-kanak - seharusnya jadi petualangan yang  mengasyikan.

Sekarang saya harus merasakan sebentuk habitat (yang lain), atau habitat yang baru, meskipun  habitat ini sudah merasa saya sebagai bagian dari habitat ini  - karena ada hubungan keluarga, hubungan dekat atau hubungan yang rumit - namun tentu saja saya pun sebelumnya telah melewatkan banyak masa dalam mencapai saat sekarang. Perbedaan pengalaman atau tingkatan hidup terasa seperti benturan sedang mendekat. 'Kelebihan' terasa akan terkikis, 'kekurangan' kemudian akan menenggelamkan seseorang dalam sudut yang jauh. Komunitas apa ini?

Orang umumnya menganggap hal ini sebagai seleksi alam, dan kita harus luwes sekaligus kuat untuk menghadapinya. Tapi bagaimana bila banyak hal negatif (menurut pandangan habitat sebelumnya) dalam habitat kita yang baru?. Tentunya kita melihat akan ada sebuah benturan di depan sana. Atau mudah-mudahan hanya berupa singgungan atau gesekan kecil saja. Tapi, apakah saya harus mempertahankan pandangan dan sikap saya?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar